Microsoft Dengerin Panggilan Skype Dengan ‘Tanpa Keamanan’ Buat Perlindungan Rekaman, Kata Laporan

Microsoft Dengerin Panggilan Skype Dengan 'Tanpa Keamanan' Buat Perlindungan Rekaman, Kata Laporan

Microsoft memanfaatkan pengulas manusia buat menambah pelayanan nada seperti Skype serta Cortana, namun suatu laporan mengemukakan ” tak ada beberapa langkah keamanan ” pada tempat buat mengawasi data. Usaha Microsoft buat menambah panggilan Skype serta asisten virtual Cortana dengan dengerin hubungan pemakai diadukan ” tak mempunyai beberapa langkah keamanan ” buat perlindungan data. Pekerja kontrak di China bisa membuka rekaman lewat penerapan website dari pc pribadi dalam rumah mereka , berdasarkan Jumat di The Guardian.

Seseorang eks kontraktor yang tak dijelaskan namanya mengemukakan terhadap publikasi itu kalau dia tinjau beberapa ribu rekaman pada laptop pribadinya dari tempat tinggalnya di Beijing saat dua tahun dia kerja buat Microsoft. Rekaman itu termasuk aktivasi Cortana yang disengaja serta tak disengaja dan sejumlah panggilan Skype, menurut The Guardian. Pekerja diadukan tak dikasih pemberian keamanan siber, serta nama pemakai serta kata sandi buat membuka rekaman diemail ke kontraktor baru dalam teks biasa.

Baca juga : Daftar Accessories Smartphone Terbaik di Awal Tahun 2020

Microsoft memohon pekerja manusia dengerin ” potongan pendek ” penuturan nada buat menambah pelayanan seperti Skype serta Cortana, laporan media mengatakan musim panas waktu lalu. Serta itu tidak hanya Microsoft. Apple , Google , Amazon , Facebook serta yang lain seluruhnya mempunyai program mirip. Praktik industri menambah kegalauan pribadi dari costumer terkait bagaimana nada serta data mereka dimanfaatkan. Sejumlah perusahaan sejak mulai itu udah melakukan perubahan pada program mereka, termasuk juga membebaskan orang menentukan keluar dari review audio.

Microsoft pun udah melakukan perubahan, termasuk juga menempatkan program peninjauannya ke ” layanan aman, ” tak ada yang di Cina. ” Musim panas yang silam kami dengan berhati-hati tinjau proses yang kami pakai serta komunikasi dengan konsumen, ” kata jubir Microsoft dalam e mail Jumat, jadi respon atas permohonan komentar pada laporan Guardian. ” Jadi hasilnya, kami mengubah pengakuan pribadi kami untuk jadi lebih jelas terkait pekerjaan ini, serta sejak mulai itu kami udah menambah proses dengan cara subtansial termasuk juga dengan menempatkan review ini ke layanan yang aman di sebagian kecil negara. “

1 Comment:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar